Selain dua hal tersebut, ujar Iwang, ada satu lagi alasan mendasar mengapa proyek ini tidak berguna, yaitu mubadzir.
“Dengan jumlah sampah harian DKI Jakarta yang mencapai 7.702 ton, jika diasumsikan semua sampah tersebut dibakar, dalam sehari PLTSa dapat menghasilkan 13.093 ton CO2 atau 4.779.091 ton CO2 per tahun,” pungkas Iwang. (Bas)
