JABAR EKSPRES – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, melainkan juga merupakan langkah strategis untuk membuka peluang pasar global.
“UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk diterima di luar negeri dan sertifikat halal adalah kekuatan utama dalam persaingan global,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/3).
Pernyataan tersebut disampaikan Haikal dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BPJPH dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta yang bertujuan untuk sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang jaminan produk halal.
Baca Juga:Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran, Jasa Marga: KM 100 – 90 Cipularang Rawan KecelakaanKecelakaan di Flyover Pasupati Bandung, Honda Brio Terbalik Usai Ditabrak Suzuki Pick Up
Selain itu, kerja sama ini juga mendukung program fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) binaan Kadin di Jakarta, yang berlangsung pada Jumat (21/3) lalu.
“Kehadiran Kadin dalam program ini menjadi vitamin untuk mencapai target yang lebih besar,” lanjut Haikal.
Haikal menjelaskan, kerja sama ini adalah langkah strategis dalam mempercepat program sertifikasi halal untuk pelaku UMK.
Dalam kerjasama ini, Kadin DKI Jakarta berkomitmen menyediakan 1.000 sertifikat halal melalui mekanisme reguler dan self-declare.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, turut menambahkan bahwa sertifikasi halal adalah bagian dari strategi penting untuk mengembangkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
“Kadin menaungi seluruh dunia usaha dari mulai UMKM juga BUMN. Semoga kerja sama dengan BPJPH ini dapat membantu para pelaku usaha berkembang seperti yang diceritakan Pak Haikal mengenai para UMKM yang akhirnya tembus pasar internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, juga menekankan betapa pentingnya sertifikasi halal untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Baca Juga:Polisi Usut Dugaan Pembakaran Kantor Bank Hana oleh Demonstran di BandungBeauty Expo 2025 Kota Bogor Dorong Perkembangan Industri Kecantikan Lokal
“Kolaborasi ini sangat penting karena sertifikasi halal bukan hanya sekadar kewajiban regulasi, tetapi juga peluang untuk memperluas pasar. Kadin DKI Jakarta siap berperan aktif dalam menyosialisasikan serta mendorong UMKM binaannya untuk memanfaatkan kesempatan ini,” katanya.
Diana menambahkan, Kadin DKI Jakarta menargetkan 38.000 sertifikat halal dapat tercapai melalui kerja sama dengan Kadin di seluruh Indonesia.
