JABAR EKSPRES – Untuk meminimalkan kecelakaan lalu lintas, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengimbau masyarakat untuk tidak mudah menggunakan sepeda motor.
“Karena tahun lalu saat mudik 2024, kecelakaan terbanyak saat operasi ketupat, 75 persen adalah roda dua. Ini yang harus kita layani betul, tempat dari tempat harus kita kawal,” ujarnya.
Meskipun begitu, dirinya tidak pernah melarang pemudik menggunakan sepeda motor. Namun, menurutnya sebaiknya mudik dilaksanakan dengan manfaatkan moda transportasi ataupun layanan mudik lainnya untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga:Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Diperkirakan Terjadi H-3 Lebaran 2025H-9 Lebaran 2025, Garuda Indonesia Catat 25 Ribu Penumpang Sudah Mulai Mudik
“Kami mengimbau kepada pemudik motor atau kendaraan roda dua untuk bisa memanfaatkan layanan Valet & Ride,” katanya.
Layanan Valet dan Ride ini disediakan oleh Polri di jalur Jawa Tengah, di mana nantinya pengendara motor yang merasa Lelah bisa menitipkan motor ke truk dan beralih ke bus kemudian secara bersama melanjutkan perjalanan hingga ke kampung halaman.
Adapun kendaraan yang disiapkan oleh Polda Jateng adalah sembilan bus, enam truk dan tiga mobil patwal. Kenderaan itu diperkirakan dapat mengangkut 1.890 orang.
Sementara, bus yang digunakan adalah kendaraan dinas Polres Eks wilayah Pekalongan Raya, Polda Jateng.
Untuk memanfaatkan layanan ini, para pemudik motor bisa langsung mendatangi Pos Pelayanan Valet & Ride Polda Jateng di Nasmoco Wanasari, Brebes.
