Sementara itu, selama libur lebaran, ketentuan pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) tetap mengacu pada kebijakan pelayanan kesehatan di FKTP.
Apabila jadwal pengambilan obat PRB jatuh pada masa libur lebaran, maka jadwal dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal tujuh hari sebelum persediaan obatnya habis.
”Namun harus tetap dipastikan bahwa status kepesertaan JKN peserta harus aktif. Jika status kepesertaan JKN-nya tidak aktif karena adanya tunggakan iuran, peserta diharapkan untuk melunasi tunggakannya dulu,” ungkapnya.
Baca Juga:Tunjukan Keberadaan dan Kekompakan, Superfriends Gelar Bukber Serentak di 15 Kota/Kabupaten Se-Jawa BaratDukung Program Pemprov Jabar, LDII Bakal Ikut Berupaya Kembalikan Fungsi Hutan dan Lestarikan Alam
Apabila peserta merasa berat untuk melunasi tunggakan sekaligus, peserta bisa memanfaatkan Program New Rencana Iuran Bertahap BPJS Kesehatan (REHAB) 2.0 yang terdapat di Aplikasi Mobile JKN.
”BPJS Kesehatan juga telah bekerjasama dengan satu juta kanal pembayaran yang memudahkan peserta dalam melakukan pembayaran iuran JKN,” tambah Okto.
Dalam mengantisipasi arus mudik yang tinggi, BPJS Kesehatan juga telah menyiapkan Posko Mudik di tujuh titik dan satu titik Posko Arus Balik padat pemudik.
Posko ini tidak hanya memberikan pelayanan kepesertaan JKN, tetapi juga siap menangani keadaan darurat dengan menyediakan obat-obatan dan rujukan medis apabila diperlukan.
Adapun titik posko yang dihadirkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran yaitu Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429, Terminal Purabaya Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Merak Banten, Rest Area Tol Cipularang Km 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A Majalengka dan Posko Arus Balik terdapat di Rest Area Tol Cipali Km 164B Majalengka.
Dia berharap, komitmen yang ditunjukkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran ini didukung oleh seluruh mitra fasilitas kesehatan. Dengan terbukanya akses bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan di masa libur lebaran.
”Kami berharap fasilitas kesehatan juga berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh peserta, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani mudik lebaran,” tutupnya.
Baca Juga:500 Mahasiswa Poltek TEDC Ikuti Seminar Ramadan yang Digelar IJTI Korda Cimahi-KBBSewa Mobil dengan Sopir atau Tanpa Sopir, Mana yang Lebih Cocok untuk Perjalanan Luar Kota?
Sejauh ini, BPJS Kesehatan Cabang Soreang telah bekerjasama dengan 101 Klinik, 21 Dokter Praktek Perorangan (DPP), 3 Dokter Gigi, 62 Puskesmas, 17 Rumah Sakit, 4 Optik yang siap untuk memberikan pelayanan selama libur lebaran tahun 2025. (agi)
