Geledah 4 Markas Brigez, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Jukir Minimarket di Cimaung hingga Tewas

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono bersama tersangka DK saat memimpin penggeledahan sekretariat kelompok brigez terkait tewasnya jukir minimarket di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (16/3). Foto Istimewa
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono bersama tersangka DK saat memimpin penggeledahan sekretariat kelompok brigez terkait tewasnya jukir minimarket di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (16/3). Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung terus mengejar para pelaku pengeroyokan juru parkir minimarket berinisial RS (24) hingga tewas di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Sebelumnya, salah satu pelaku berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim Polresta Bandung berinisial DK, yang merupakan anggota geng motor Brigez.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono yang memimpin langsung pengejaran mengatakan, dalam proses penyelidikan polisi menggeledah sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku. Termasuk sebuah sekretariat geng motor Brigez yang berada di wilayah tersebut.

“Saya memimpin langsung pengejaran di beberapa lokasi yang kami curigai menjadi tempat persembunyian pelaku. Salah satunya adalah rumah sekretariat di Cimaung, yang diduga kuat menjadi markas kelompok Brigez,” ujar Aldi, Selasa (18/3/2025).

Baca Juga:Antisipasi Lonjakan saat Mudik Lebaran, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalin di Jalur PuncakPemkot Bandung Sorot Bangunan di Sempadan Sungai: Sertifikatnya akan Dicabut

Hingga saat ini, Aldi menuturkan sebanyak tujuh orang telah diamankan oleh jajaran Polresta Bandung. Satu di antaranya, berinisial DK, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara enam lainnya masih berstatus saksi.

“Keenam saksi ini merupakan bagian dari kegiatan pembagian takjil yang dilakukan kelompok tersebut sebelum kejadian penganiayaan,” tuturnya.

“Kami telah menyisir beberapa titik, termasuk di Katapang. Di sana kami menemukan salah satu saksi yang sempat menghapus percakapan dengan terduga pelaku lain. Ini juga sedang kami dalami lebih lanjut,” tegas Aldi.

Aldi pun mengimbau para pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri. “Kami beri kesempatan. Tapi jika tidak, kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” tandasnya.

0 Komentar