Beberapa pengguna beranggapan bahwa karena Next15 tersedia di Play Store, maka aplikasi ini aman. Namun, faktanya, banyak aplikasi scam sebelumnya seperti Join Noob juga pernah hadir di Play Store sebelum akhirnya terbukti menipu. Rating aplikasi yang awalnya tinggi akan turun drastis setelah banyak pengguna menyadari bahwa mereka telah tertipu.
Banyak aplikasi investasi ilegal yang mengklaim memiliki izin usaha seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), NPWP, atau izin dari Kemenkumham. Namun, izin tersebut tidak cukup untuk menghimpun dana masyarakat. Untuk dianggap legal, aplikasi investasi wajib memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika suatu aplikasi hanya memiliki izin dari luar negeri, maka izin tersebut tidak berlaku di Indonesia.
Beberapa aplikasi ponzi berusaha menampilkan citra legalitas dengan mendirikan kantor atau mengadakan kegiatan sosial. Hal ini hanya strategi marketing untuk menarik korban lebih banyak. Sejarah membuktikan bahwa aplikasi ponzi sebelumnya juga melakukan hal serupa sebelum akhirnya scam dan merugikan banyak orang.
Baca Juga:Cukup Nonton Youtube dan Langsung Cair Rp242.000 Saldo DANA, Begini CaranyaCukup Like Postingan TikTok dan Langsung Cair Rp160.000 Saldo DANA Gratis ke Akunmu!
Berdasarkan berbagai bukti dan analisis di atas, Next1 adalah aplikasi investasi bodong yang menggunakan skema ponzi. Pengguna awal memang bisa mendapatkan keuntungan, tetapi itu hanya bertahan selama ada aliran dana dari korban baru. Cepat atau lambat, aplikasi ini pasti akan scam dan meninggalkan banyak korban yang kehilangan uang.
Jangan mudah percaya dengan aplikasi yang menjanjikan penghasilan tinggi tanpa usaha. Selalu periksa izin resmi dari OJK sebelum berinvestasi. Lebih baik waspada daripada menyesal di kemudian hari!
