JABAR EKSPRES – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) bakal membuat pembaruan mengenai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Seleksinya bakal dibedakan dengan SMA.
Salah satunya dengan menghadirkan jalur seleksi yang mempertimbangkan rapor atau prestasi, termasuk yang baru adalah mempertimbangkan tes minat bakat. Gagasan itu disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Senin (3/3).
Anggota Komisi V DPRD Jabar Zaini Shofari pun merespon terkait wacana tes minat bakat untuk SPMB SMK itu.
Baca Juga:Kabupaten Bogor Dilanda Bencana, Pemkab Minta BNPB Modifikasi CuacaKasus Intimidasi Pengendara di Kota Baru Parahyangan, Polisi Pastikan Cabut Izin Senpi Pelaku
“Sekarang ada lagi tes minat bakat untuk SMK. Dan sepertinya juga belum final,” jelasnya, Selasa (4/3).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu melanjutkan, formulasi yang belum final itu tentu akan membingungkan masyarakat.
“Di SMP itu sudah relevant atau belum memacu minat dan bakat. Khawatirnya siswa tidak tau minat bakat karena memang kurikulum belum mendukung,” jelasnya.
SPMB merupakan hajat orang banyak dan tidak sedikit bakal terdampak atas kebijakan baru. Karena itu konsep dan implementasinya harus dimatangkan secara cermat agar tidak sampai menimbulkan kegaduhan di kemudian hari.
Zaini juga berpesan, dengan hadirnya tes minat bakat nanti jangan sampai berbuntut pada seleksi masuk perguruan tinggi di kemudian hari, baik SMK maupun SMA tetap perlu mendapat porsi yang sama untuk masuk Perguruan Tinggi.
