Stok Beras di Kabupaten Ciamis Aman untuk Ramadhan dan Idul Fitri

Kepala Gudang Bulog Ciamis, Ending (kanan) dan Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono meninjau pasokan beras di Gudang Bulog Ciamis, Senin (3/3/2025). (Foto:Istimewa)
Kepala Gudang Bulog Ciamis, Ending (kanan) dan Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono meninjau pasokan beras di Gudang Bulog Ciamis, Senin (3/3/2025). (Foto:Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polres Ciamis memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Kabupaten Ciamis dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan.

Hal ini ditegaskan setelah Satgas Pangan Polres Ciamis melakukan pemantauan langsung ke Gudang Bulog Pamalayan di Kecamatan Cijeungjing pada Senin (3/3/2025).

Berdasarkan hasil pengecekan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono, S.H., dan Kanit Tipidter IPDA Syakur, S.H., stok beras di Gudang Bulog Pamalayan tercatat mencapai 2.500 ton.

Baca Juga:Update Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Kejar Tersangka Lain Pasca Tangkap Abi AuliyaKehadiran BPBD di Kota Bandung Tinggal Tunggu Hasil Fasilitasi dari Pemprov Jabar

Jumlah ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan ke depan, termasuk selama Ramadhan dan Idul fitri.

“Kami akan terus mengawal ketersediaan bahan pokok agar masyarakat tenang menjalani ibadah. Pemantauan distribusi dan koordinasi dengan Bulog serta pemangku kepentingan lainnya dilakukan untuk mencegah spekulasi harga,” ujarnya AKP Carsono.

Ia menjelaskan, inspeksi ini bagian dari langkah proaktif Satgas Pangan Polres Ciamis untuk mengantisipasi kelangkaan atau lonjakan harga beras.

“Kami fokus pada pencegahan penimbunan dan praktik tidak sehat lainnya yang merugikan masyarakat. Stok yang ada saat ini cukup, asalkan distribusi berjalan lancar,” tegasnya.

Polres Ciamis juga mengingatkan kelompok tani (poktan) dan mitra Bulog agar memenuhi kewajiban menyetor 20% hasil panen ke Bulog sesuai aturan. Langkah ini diambil untuk menjamin pasokan tetap stabil, terutama di tengah peningkatan permintaan selama Ramadhan.

“Kami akan memantau jalur distribusi dan menindak tegas pihak yang melanggar,” tambah Carsono.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aksi panic buying atau membeli beras secara berlebihan. “Stok aman, tidak perlu khawatir. Kami bersama Bulog dan pemerintah daerah telah menyiapkan strategi untuk menjaga harga tetap stabil,” kata AKP Carsono.

Baca Juga:Terdampak Efisiensi, Takjil Gratis Masjid Al Jabbar TersendatFokus 9 Laga Sisa, Persib Siap Amankan Poin Penuh Demi Gelar Juara Liga 1!

Ia menambahkan, selain pengawasan rutin, pihaknya akan memperketat patroli di pasar-pasar tradisional dan modern untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan atau manipulasi harga.

“Kami juga mengajak warga melaporkan jika menemui indikasi penimbunan atau kenaikan harga tidak wajar,” ujarnya.

0 Komentar