JABAR EKSPRES – Porsi takjil gratis di Masjid Al Jabbar pada Ramadan kali ini masih belum pasti. Penyediaannya ikut terdampak kebijakan efisiensi anggaran.
Di Ramadan tahun lalu, masjid di Kecamatan Gedebage itu mampu menyediakan takjil gratis dengan jumlah fantastis setiap harinya. Jumlahnya bisa mencapai 1.000 porsi.
Sehingga ketika jelang berbuka, masyarakat akan berbondong – bondong ke masjid ikonik itu. Mereka akan berkumpul di selasar masjid untuk menikmati sajian takjil saat buka puasa.
Baca Juga:Fokus 9 Laga Sisa, Persib Siap Amankan Poin Penuh Demi Gelar Juara Liga 1!423 Warga Kampung Pensiunan Terdampak Banjir, Bupati Bogor Beri Bantuan
Kini pemandangan itu akan berkurang, karen kegiatan pembagian takjil gratis di Masjid Al Jabbar masih tersendat.
“Untuk kuota takjil gratis masih belum pasti. Karena kami juga masih sedang cari donatur,” cetus Irvan, salah satu pengurus DKM Masjid Al Jabbar, Senin (3/3).
Irvan melanjutkan, kalau di tahun sebelumnya, kegiatan takjil gratis di Masjid Al Jabbar banyak di dukung dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar. Utamanya Biro Kesra.
“Kalau sekarang nampaknya ada efisiensi. Jadi tersendat,” ucapnya.
Irvan menerangkan, saat ini sembari berproses untuk donatur takjil gratis, Masjid Al Jabbar tetap berkegiatan selama Ramadan. Namun lebih banyak kegiatan di dalam masjid.
Seperti salat tarawih, kajian subuh, kajian tarawih, kajian zuhur. Hingga kegiatan One Day One Juz.
Harapannya, Masjid Al Jabbar tetap menjadi salah satu tempat menarik untuk mengisi Ramadan kali ini.
Masjid ini telah berdiri megah dengan anggaran pembangunan tembus Rp 1 triliun.
Baca Juga:Pemerintah Terapkan Diskon Tiket Pesawat hingga 14 Persen saat Mudik LebaranJembatan Dekat Rumah Anggota DPRD Hancur, PUPR Diminta Segera Buatkan Jembatan Bailey
Selain sebagai sarana ibadah, Masjid Al Jabbar juga jadi sarana wisata religi. Tidak sedikit masyarakat dari luar kota bahkan provinsi berkunjung ke tempat itu.(son)
