“Mulut kering atau kurang asupan cairan ketika berpuasa menyebabkan produksi air liur yang berkurang, akibatnya mulut menjadi lebih kering, bibir pecah-pecah, gigi berlubang dan menyebabkan bau mulut,” ujarnya dikutip Senin.
Menurutnya, dalam menjaga kelembapan rongga mulut, air liur memiliki peran yang cukup penting. Air liur juga memiliki fungsi sebagai cairan pembersih mulut secara alami yang mengandung bahan antibakteri.
Selain itu, ia juga menganjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayur terutama yang mengandung banyak air seperti bayam, kale, jeruk atau semangka, agar asupan nutrisi dan cairan dapat terpenuhi dan dapat terhindar dari bau mulut saat puasa selama bulan Ramadan ini.
