JABAR EKSPRES – Lagi-lagi aplikasi WPONE mengumbar janji manisnya, yang akan memberikan saham sebesar 15 persen untuk anggotanya.
Janji tersebut diungkapkan langsung oleh CEO WPONE Lennon Rudolph dalam pidato resminya, yang kini banyak diunggah di media sosial, baik Facebook maupun Tiktok.
Dalam video keterangan resminya tersebut, Rudolph menyebut akan membagikan saham dari aplikasi World Pay One sebesar 15 persen dari total jumlah saham sebanyak 16.528.000 saham untuk anggotanya.
Baca Juga:Naskah Khutbah Jumat Tentang Berburu Surga di Bulan RamadhanBacaan Doa setelah Sholat Tarawih dan Keutamaannya
Hal ini diduga hanya untuk meredam keresahan anggotanya, lantaran banyak isu yang beredar yang menyebutkan bahwa aplikasi ini sudah mulai terbukti penipuan.
Apalagi sejak 25 Februari hingga 13 Maret 2025 tidak ada member yang bisa melakukan pencairan. Hal ini menimbulkan kepanikan di kalangan anggotanya.
Ditengah kekhawatiran tersebut, Rudolph mencoba meyakinkan anggoatanya untuk tenang dan menunggu hingga masa IPO atau pendaftaran saham terbuka yang dilakukan Nasdaq berakhir.
“Para investor, mitra, dan pengguna global WPone yang terhormat, Pada tanggal 14 Maret 2025, WPONE akan menyambut momen bersejarah kami akan secara resmi masuk ke Nasdaq Global Select Market (Nasdaq Global Select Market), dengan kode saham WPA.,” ungkapnya.
Dia juga menjelaskan bahwa WPONE telah memperoleh lisensi MSB dan memegang kualifikasi regulasi NYDFS BitLicense untuk memastikan kepatuhan dan keamanan operasi platform.
“Untuk merayakan pencatatan yang akan datang, kami mengambil 15% dari 16.528.000 saham yang tersedia untuk dijual publik. Total sekitar $55.700.000 akan diberikan kembali kepada pengguna WPONE baru dan lama,” sebutnya.
Iming-iming seperti sudah sering diberikan aplikasi yang sudah terindikasi sebagai penipuan untuk menenangkan anggotanya, yang mulai panik karena tidak bisa menarik keuntungan di aplikasi ini.
Baca Juga:CEO Aplikasi WPONE Umumkan Bakal Terdaftar di Nasdaq, Benarkah Tak Jadi SCAM?KAI Daop 2 Tambah 2 Lagi Kereta Tambahan Untuk Angkutan Lebaran 2025
Ada juga yang menyebut bahwa orang yang mengaku sebagai CEO WPONE di video tersebut hanyalah aktor yang dibayar untuk berpidato. Hal ini pernah terjadi juga pada salah satu aplikasi scam lainnya, yang menyewa seorang aktor untuk berpura-pura sebagai CEO perusahaan investasi yang ternayta scam.
