JABAR EKSPRES – Sejumlah warga di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengaku kesal dan kecewa terkait dugaan pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax. Tak sedikit dari mereka mengaku jera menggunakan Pertamax dan mempertimbangkan untuk beralih ke bahan bakar dari SPBU swasta.
Sekadar diketahui, dugaan pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax tersebut muncul seusai Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengungkap kasus korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina Patra Niaga.
“Saya biasa pakai Pertamax, karena Pertalite suka ngantri panjang. Mau pakai Pertamax sekarang jadi pikir-pikir lagi,” ungkap Suntara Nugraha (28) warga Kecamatan Padalarang, Bandung Barat kepada wartawan, Kamis (27/2/2025).
Baca Juga:Aplikasi PINTU Luncurkan Pintu Pro Futures Versi Web, Cek Keunggulannya di Sini!TPS Caringin Berpotensi Naik ke Tahap Penyidikan, Begini Respons Pemkot Bandung!
Disinggung bensin bukan hanya Pertamax saja, tapi juga jenis Pertamax Turbo ada, namun Suntara tetap merasa khawatir pengoplosan bensin terjadi di semua jenis.
“Ngga tau saya jadi kurang percaya, mungkin untuk sementara saya akan beli bensin di SPBU swasta seperti Shell di Kotabaru Parahyangan kan ada,” kata Suntara.
“Kalau disuruh memilih saya akan pilih Pertalite. Harga murah tapi nggak seperti Pertamax yang dioplos,” katanya.
Selain Galih, warga Kecamatan Ngamprah, Adel (25) mengaku menggunakan Pertamax dengan harapan mesin motornya lebih awet karena bensin tersebut dianggap berkualitas.
