JABAR EKSPRES – Mantan Kepala Bapelitbangda Kabupaten Bandung Barat (KBB) Rini Sartika mendapat dukungan secara penuh dari aktivis pembela hak perempuan, Siti Eni usai melayangkan gugatan kepada pimpinannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.
Sekedar diketahui, Rini Sartika menggugat keputusan Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat Ade Zakir yang merotasi mutasi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).
Pasalnya proses rotmut pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Bandung Barat diduga cacat secara administrasi. Merasa janggal dengan prosesnya, Rini melayangkan gugatan dengan perkara 180/G/2024/PTUN.BDG.
Baca Juga:Rayakan Iftar Ramadhan ‘Waktunya Indonesia Berbuka: Classic Flavors of Heritage’ bersama de Braga by ARTOTELMusim Hujan Masih Warnai Bandung Raya hingga Maret 2025, Waspada Potensi Hidrometeorologis
Siti Eni mengatakan langkah yang dilakukan Rini Sartika dalam mengungkap kebobrokan Pemkab Bandung Barat, hingga melakukan gugatan terhadap atasannya dinilai cukup berani.
“Hari ini menjelang internasional women days tidak ada pembebasan rakyat tanpa pembebasan perempuan. Kita melihat sosok Bu Rini sebagai pegawai pemerintah daerah yang patut dijadikan contoh bagi para pegawai di daerah lainnya,” kata Eni usai mendampingi Rini Sartika saat sidang di PTUN Bandung, Kamis (27/2/2025).
Menurutnya, eks Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapppelitbangda) Bandung Barat itu layak dijadikan contoh oleh pegawai negeri sipil lainnya.
Selain itu, Erni menyayangkan keputusan Pj Bupati Bandung Barat saat itu, yang merotasi Rini Sartika dari Kepala Bappelitbangda menjadi Staff Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Bandung Barat.
Karena selama menjabat rekam jejaknya cukup baik dan merupakan pejabat yang berprestasi.
Ia menduga, rotasi mutasi yang melibatkan Rini Sartika tersebut dipolitisasi untuk memenuhi berbagai kepentingan pribadi. Mengingat jabatannya sebagai Kepala Bappelitbangda cukup potensial.
“Salah satunya dalam mengatur pengeluaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena saya lihat selama menjabat, Bu Rini jeli untuk menyelamatkan APBD yang waktu itu bahkan mengalami defisit yang cukup besar,” katanya.
Baca Juga:Dari Kepedulian terhadap Difabel, Adam-Adrian Rutin Salurkan Bantuan Kesehatan dan Pendidikan bagi Siswa di Bandung RayaSoroti Keluhan Perizinan, Dedie Rachim Siapkan Hotline Pengaduan
Eni mengakui kagum dengan sosok Rini Sartika yang berani menyuarakan kebenaran dengan memperjuangkan haknya sebagai ASN. Ia menyebutkan, gugatan di PTUN sebagai salah satu langkah menyuarakan kebenaran dalam kinerja pemerintahan.
