JABAR EKSPRES – Proyek pengerjaan galian atau ducting Infrastuktur Pasif Telekomunikasi (IPT) yang tengah dikerjakan oleh PT Bandung Infra Investama (BII) mendapat sorotan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Hal ini berkaitan dengan pembangunan kontruksi yang dinilai masih membahayakan, terutama dibagian media jalan Kota Kembang.
Pihaknya pun tak segan menugaskan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) apabila proses perbaikan yang dilakukan oleh PT BII lamban.
Baca Juga:Bapanas Jamin Harga Gula Tidak Turun Meski Ada ImporTuntut THR, Aksi Masa Ojol Tuai Dukungan dan Hujatan
“Nanti untuk ke depannya, untuk konstruksi yang mendatang, ini harus pakai metode yang baru. jangan yang kayak kemarin, kalau kemarin itu kacau,” tegasnya
Disinggung soal metodologi yang bakal digunakan di pembangunan selanjutnya, sampai saat ini pihaknya masih menunggu pengajuan dari pihak BII selaku kontraktor pengerjaan proyek tersebut.
“Nah ini metode yang baru ini saya belum tahu, belum diajukan, nanti mungkin Pak Didi ya bisa menjelaskannya,” pungkasnya (Dam)
