Termasuk terkait efisiensi tenaga ahli. “Semuanya dikaji, tidak hanya pertimbangkan penghematan tapi juga soal dampak layanan. Yang penting kami akan lakukan seefisien mungkin,” jelasnya.
Bey melanjutkan, seiring berjalannya waktu keberadaan tenaga ahli bakal dilakukan pengurangan. “Harus ada upaya mementingkan ASN. Jadi tenaga ahliitu jangan hanya dipakai keahliannya saja, tapi harus ada transfer knowledge,” tuturnya.(son)
