Rata-rata Lama Sekolah di Kabupaten Bogor jadi Sorotan, ini Kata Kadisdik!

Kepala Dinas Pendidikan, Bambang Tawekal saat memberikan tanggapan terkait RLS kepada awak media, di Kompleks Kantor Bupati Bogor, Jumat (31/1).
Kepala Dinas Pendidikan, Bambang Tawekal saat memberikan tanggapan terkait RLS kepada awak media, di Kompleks Kantor Bupati Bogor, Jumat (31/1).
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rata-rata lama sekolah (RLS) di wilayah Kabupaten Bogor menjadi sorotan pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang diperoleh dari laman resmi Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor, pada 2022 hingga 2024 mengalami kenaikkan dari 8,34 menjadi 8,39 tahun.

“Kemungkinan masalah RLS banyak yang putus sekola pada setelah SMP karena mereka langsung masuk pesantren,” kata Bachril di kompleks kantor bupati, Jumat (31/1).

Baca Juga:Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Wakil Wali Kota Cimahi Terpilih: Tidak Ada MasalahImbau Jajaran dan Kades Tidak Main Judol, Pj Bupati Bogor: itu Merugikan Kita!

Selaras dengan Bachril, Kepala Dinas Pendidikan Bambang Tawekal mengatakan, pihaknya akan berupaya meningkatkan RLS di Kabupaten Bogor.

Dia memberikan contoh, RLS di Kecamatan Sukamakmur. Pada 2023 lalu RLS wilayah tersebut berada di angka 5,97 tahun lalu naik di 2024 menjadi 7,30 tahun.

Kepala Dinas Pendidikan itu menyampaikan, rasa terima kasih kepada para perangkat daerah yang sudah membantu menaikkan angka RLS.

“Berarti sudah ada upaya-upaya yang dilakukan oleh temen-temen di satuan pendidikan kami ucapkan kepada para camat dan kades yang sudah ikut membantu peningkatan RLS di semua wilayah kecamatan,” tutup dia.

0 Komentar