Targetkan Predikat Utama, Pemkot Bogor Susun RAD Kota Layak Anak Melibatkan Lintas Elemen dan Profesi

MENUJU KOTA LAYAK ANAK: Pj Sekda Kota Bogor, Hanafi membuka acara Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak Tahun 2025 di Padjadjaran Suite Resort & Convention Hotel, Selasa (14/1). (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bogor)
MENUJU KOTA LAYAK ANAK: Pj Sekda Kota Bogor, Hanafi membuka acara Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak Tahun 2025 di Padjadjaran Suite Resort & Convention Hotel, Selasa (14/1). (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bogor)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ikhtiar Pemkot Bogor mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) terus berlanjut. Terlebih saat ini Kota Bogor menargetkan Predikat Utama.

Pemkot melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor telah menggelar rapat penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) pada Selasa (14/1) dengan melibatkan seluruh unsur pentahelix yang ada di Kota Bogor.

Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparat Penegak Hukum (APH), akademisi, dunia swasta, masyarakat, dan media massa.

Baca Juga:Bandung Barat Jadi Pengirim Pekerja Migran Ilegal Terbesar Keempat di JabarAntusiasme Tinggi, Sertifikasi Halal untuk UMKM di Ciamis Hanya Rp230 Ribu!

Kepala DP3A Kota Bogor, Dody Ahdiat menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat komitmen seluruh stakeholder untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Targetkan Predikat Utama, Pemkot Bogor Susun RAD Kota Layak Anak Melibatkan Lintas Elemen dan Profesi

“Penyusunan RAD 2025-2029 ini juga untuk mensinkronisasi seluruh stakeholder agar memiliki persepsi yang sama terhadap perlindungan anak dan kemudian diwujudkan lewat program maupun kegiatan masing-masing,” jelas Dody.

Selama beberapa tahun terakhir, predikat KLA Kota Bogor selalu mengalami peningkatan. Di tahun 2017 Kota Bogor memperoleh predikat Pratama. Kemudian pada 2018-2021 predikatnya naik menjadi Madya. Predikat ini akhirnya naik kembali di tahun 2022-2023 menjadi Nindya.

“Dan berdasarkan hasil verifikasi administrasi terakhir (tahun 2024) predikat KLA Kota Bogor sudah berada di posisi utama. Tahap selanjutnya yang akan dilalui yakni penilaian verifikasi lapangan yang akan dilaksanakan secara hybrid pada Bulan Februari 2025 mendatang,” beber Dody.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi mengatakan, penyusunan RAD ini juga dilaksanakan untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Hari ini kami urun rembug untuk memberikan pikiran untuk menghadapi persoalan anak. Apalagi masalah kasus anak di Kota Bogor cukup banyak. Bahkan, anak di bawah umur sudah melakukan tindakan negatif yang sudah dialami orang dewasa,” ujar dia.

Oleh karena itu, hal ini disebutnya menjadi masalah bersama dan diharapkan bisa selesai dalam konsep-konsep yang dituangkan dalam RAD.

Baca Juga:Sempat Dihentikan Sementara, Braga Bebas Kendaraan Kembali Beroperasi!Dinas ESDM Jabar Target Sambung Listrik Gratis ke 3.403 Rumah, Masih Ada 121.871 Rumah Belum Teraliri di 2024

Hanafi mengapresiasi dan berterima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin selama ini di Kota Bogor sehingga predikat KLA Kota Bogor telah berada pada tingkatan Utama.

0 Komentar