JABAR EKSPRES- Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar bakal memberi bantuan listrik ke sejumlah rumah warga yang belum teraliri listrik. Itu untuk mewujudkan Jabar Caang di 2025.
Kepala Dinas ESDM Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih mengungkapkan, target bantuan listrik melalui program listrik desa itu bakal menyasar 3.403 kepala keluarga atau Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL). “Tersebar di 55 desa atau kelurahan dan 18 kabupaten kota,” cetusnya, Kamis (23/1).
Total ada 121.871 yang t ersebar di 1.737 desa kelurahan di 26 kota kabupaten. Mereka ada yang memang belum teraliri sebanyak 7.217 dan sebanyak 114.654 yang statusnya menyalur ke rumah lain.
Baca Juga:Ketersediaan Air Bersih jadi Fokus Penyelesaian Pemkot BandungAnggaran Capai Rp 2,6 Miliar, Pelebaran Jalan di Simpang Pemkot Cimahi Akan Dimulai Maret 2025
Beberapa daerah dengan jumlah terbanyak masyarakat yang rumahnya belum teraliri listrik itu ada di Kabupaten Cianjur dengan 15.472 rumah. Kemudian Kabupaten Tasikmalaya dengan 11.569 rumah, maupun Bandung Barat yang masih di angka 11.496 rumah.
“Kalau Pak KDM (Dedi Mulyadi.red) menyebut sekitar 140 ribu itu benar data waktu itu. Namun setelah kami inventarisir lagi tepatnya di 121.871,” sambung Ai.
Masyarakat Dapat Gratis
Kini Dinas ESDM Jabar tengah mempersiapkan untuk mengeksekusi program dan target itu. Tentu dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Pusat, hingga PT PLN.
Selain itu pihaknya juga menyiapkan material hingga petugas instalasinya. Total ada sekitar 122 Badan Usaha instalatir yang akan terlibat.
Ai menegaskan, masyarakat yang menerima sambungan listrik itu tidak akan dikenai biaya alias gratis. “Skemanya adalah bansos, jadi gratis. Silahkan melapor jika ada pungli,” cetusnya.(son)
