Dia menjelaskan, ketika menerima laporan adanya warga yang mengeluhkan sakit dengan ciri-ciri mengarah kepada gejala Cikungunya, pihak tenaga kesehatan Puskesmas Cimanggung langsung jemput bola.
“Kita ada tim bersama anggota Poskesdes datangi rumah warga yang mengeluhkan sakit, alhamdulillah tidak mengkhawatirkan karena dapat ditangani,” jelas Novita.
Plt Kepala Puskesmas Cimanggung itu mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan serta memperhatikan kebersihan lingkungan.
Baca Juga:Soal Wacana Libur Sekolah saat Bulan Ramadan, Ini Kata Disdik Kota BandungDatangi Kejati Jabar, Sejumlah Aliansi Masyarakat Minta Kasus Dugaan Gratifikasi di Purwakarta Terus Diusut!
Pasalnya, di musim hujan ini biang nyamuk dinilai lebih cepat berkembang biak, sehingga kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor pencegahan.
“Minimal menerapkan 3M (Menguras, Mengubur dan Menutup) sebagai upaya PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), supaya genangan air tidak dijadikan tempat berkembang biak oleh nyamuk,” imbuhnya.
“Sejak awal Januari 2025, sakit yang banyak di musim hujan itu flu dan mialgia (pegal) termasuk diare tapi belum sampe ada aler (peringatan). Alhamdulillah semoga semua tetap sehat,” pungkas Novita. (Bas)
