Makan Bergizi Gratis Tahap Awal di Kota Banjar Sasar 3.500 Orang, Dimulai 13 Januari 2025

Sosialisasi makan bergizi gratis rampung dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Banjar. Pelaksanaannya direncanakan pada 13 Januari 2025. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
Sosialisasi makan bergizi gratis rampung dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Banjar. Pelaksanaannya direncanakan pada 13 Januari 2025. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam upaya meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil, Kota Banjar akan melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadwalkan pada tanggal 13 Januari 2025.

Program ini merupakan salah satu inisiatif unggulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang bertujuan untuk mencegah stunting dan masalah gizi lainnya di kalangan masyarakat.

Di Kota Banjqar, rapat persiapan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis telah dilaksanakan di Aula Banteng Loreng Kecamatan Banjar, melibatkan sejumlah stakeholder terkait.

Baca Juga:Antisipasi Penularan Virus HMPV, Dinkes KBB Perketat Pemeriksaan TKI yang Baru PulangSoal MCU Gratis saat Hari Ulang Tahun, ini Kata Dinkes Kota Bandung

Dalam rapat tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kota Banjar, Fitri Afriantika, menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah anak-anak sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK, termasuk sekolah khusus dan pesantren.

Selain itu, sasaran program ini juga diperluas untuk mencakup ibu hamil dan menyusui, serta kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat miskin.

“Pelaksanaan MBG di Kota Banjar yang direncanakan pada 13 Januari 2025 dijadwalkan secara bertahap dengan sasaran sementara ini sebanyak 3.500 orang,” ungkap Fitri, Rabu (8/1).

Ia juga menambahkan bahwa saat ini persiapan untuk pelaksanaan program sudah mencapai 90 persen. Terkait dengan menu makanan yang akan disajikan, pihaknya masih menyusun menu tersebut bersama ahli gizi di Kota Banjar.

Menu makanan yang akan disajikan diutamakan untuk bergizi dengan pengolahan yang tetap bersih dan sehat. Fitri menjelaskan bahwa tempat makan yang digunakan untuk program MBG nanti akan menggunakan wadah berbahan stainless steel.

“Wadah tempat makan stainless steel ini digunakan untuk menghindari penumpukan sampah plastik. Setelah digunakan, wadah tersebut akan dicuci dan dapat digunakan kembali pada pelaksanaan MBG di masa mendatang,” tambahnya.

Teknis pelaksanaan MBG di Kota Banjar melibatkan berbagai pihak, termasuk babinsa, bhabinkamtibmas, sekolah, puskesmas, dan stakeholder terkait lainnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan program berjalan dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan.

Baca Juga:Korban Tenggelam di Sungai Citarum Bandung Barat Ditemukan Tak BernyawaPolisi Terus Selidiki Dugaan Rudapaksa kepada Wanita Disabilitas di Bandung

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, H. Kaswad, menyampaikan bahwa jumlah siswa mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kota Banjar mencapai 20.000 orang.

0 Komentar