Krisis Universitas Bandung: Audiensi Mandek hingga Gaji Tertunggak

Sejumlah mahasiswa Universitas Bandung menempelkan poster tuntutan kepada pihak kampus di sebuah karangan bunga di Kampus Utama Universitas Bandung, Jalan Muararajeun, Kota Bandung, Senin (6/1). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Sejumlah mahasiswa Universitas Bandung menempelkan poster tuntutan kepada pihak kampus di sebuah karangan bunga di Kampus Utama Universitas Bandung, Jalan Muararajeun, Kota Bandung, Senin (6/1). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Penundaan kegiatan belajar pun menjadi pukulan bagi orang tua mahasiswa yang berharap masalah segera selesai. Terlebih alih media belajar menjadi daring, memberi tantangan lain bagi mahasiswa. Nur Aini, salah satu orang tua mahasiswa, menyatakan kekecewaannya terhadap yayasan.

“Kalau tanggal 10 nanti tidak ada keputusan, betul, kami akan menggeruduk rumah ketua yayasan. Mereka tidak punya empati dan tanggung jawab,” ujarnya.

Nur Aini juga menyoroti ada kemungkinan tertundanya pembelajaran, termasuk Ujian Tengah Semester (UTS). “Kita minta yayasan melihat masa depan anak-anak ini. Mereka terlantar, bahkan ijazah untuk yang sudah lulus belum juga keluar,” katanya.

Baca Juga:PT Yode Pratama Mandiri Dinilai Ingkar Janji Atasi Banjir yang Diduga Akibat Pembangunan Perumahan, Warga Dirugikan!Kuasa Hukum: Dudung SP Alami Traumatik Pasca Pengeroyokan OTK di Cimenyan Bandung, Harap Pelaku Segera Ditangkap

Dadan, orang tua mahasiswa dari Cililin, Kabupaten Bandung Barat, menambahkan bahwa pembelajaran daring menjadi pilihan karena dosen mogok mengajar akibat gaji yang tak kunjung dibayarkan.

“Kalau yayasan punya itikad baik, saya tetap akan melanjutkan anak saya di sini karena sudah semester lima, sayang kalau harus pindah,” tandasnya.

0 Komentar