Wakil Ketua Opang Stasiun Cimekar Sebut Tak Ada Gesekan dengan Ojol, Terduga Pelaku Masih Samar?

Sejumlah massa pengendara Ojol berkumpul di Polsek Cileunyi, menuntut usut tuntas kasus kekerasan yang menimpa rekan ojek online beserta penumpangnya. (Yanuar/Jabar Ekspres)
Sejumlah massa pengendara Ojol berkumpul di Polsek Cileunyi, menuntut usut tuntas kasus kekerasan yang menimpa rekan ojek online beserta penumpangnya. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Identitas terduga pelaku yang melakukan tindak kekerasan terhadap seorang penumpang dan pengendara ojek online (Ojol) di kawasan Kampung Pandan Wangi, Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung masih abu-abu.

Wakil Ketua Ojek Pangkalan (Opang) Stasiun Cimekar, Dede Rahmat mengatakan, dirinya tak mengetahui secara detil mengenai insiden yang terjadi.

“Saya baru mengetahui, ternyata kejadiannya bukan di pangkalan ojek, tapi di luar desa. Kejadiannya itu masuknya di Desa Cinunuk,” terangnya.

Baca Juga:Ungkap Persoalan Open Bidding, Sejumlah Fraksi Partai Desak Komisi 1 DPRD KBB Bentuk PansusPGN Kerahkan Satgas Nataru 2024, Pastikan Kehandalan Penyaluran Gas Bumi ke Lebih dari 815.000 Pelanggan

Rahmat mengaku, untuk siapa terduga pelaku yang nekat melakukan tindak kekerasan terhadap pengendara Ojol dan seorang penumpang hingga kritis itu, dirinya masih belum mendapatkan informasi yang jelas.

“Masih abu-abu. Belum ada titik terang sampai saat ini siapa-siapanya,” bebernya.

Rahmat memaparkab, dirinya akan kooperatif dan terus melakukan koordinasi, terutama kepada pihak Polsek Cileunyi guna mengusut tuntas kasus hingga terduga pelaku dapat ditangkap.

“Saya juga kan koordinasi dengan penjaga palang pintu Stasiun Cimekar. Memang gak ada selisih paham dari siang sampai kejadian itu gak ada,” paparnya.

Rahmat menyampaikan, pihaknya yakni Opang Stasiun Cimekar tak pernah menghalangi kegiatan Ojol dalam menjemput penumpang.

“Kita Opang sama Ojol sudah lama kondusif. Pangkalan ojek stasiun (Cimekar) dan (titik penjemputan) Ojol beda beberapa meter,” imbuhnya.

“Jadi suka berdampingan. Gak ada gesekan apapun. Dulu sempat ada masalah, tapi semuanya sudah clear,” pungkas Rahmat. (Bas)

0 Komentar