JABAR EKSPRES – Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mendapat mengeluhkan jadwal Piala AFF yang kini berubah nama menjadi ASEAN Cup 2024.
Diketahui, Shin mulai protes mengenai jadwal padat di ASEAN Cup sebelum Timnas Indonesia menghadapi Laos pada Kamis (12/12).
Dia menyebut jadwal babak penyisihan ASEAN Cup tidak ideal, sebab hanya memiliki jeda tiga hari saja. Apalagi hal ini diperparah dengan sistem pertandingan home-away.
Baca Juga:60 Tahun Mapala UI: Jejak Prestasi, Petualangan, dan Dedikasi Tanpa BatasWarga Ciomas Bogor Digegerkan Ular Sanca 3 Meter, Bukan Kali Pertama Terjadi
Pelatih asal Korea Selatan itu pun menyarankan panitia pelaksana untuk segera merubah sistem pertandingan di babak penyisihan menjadi single tounament, seperti edisi ASEAN Cup terdahulu.
Terkait aksi protes itu, Shin justru mendapat teguran dari Ketua Umum Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI), Erick Thohir.
Erick meminta nakhoda Pasukan Garuda itu untuk tidak banyak bicara dan meminta fokus menangani tim saja.
“Jangan banyak bicara, jangan banyak ngeluh, kita fokus sajalah. Kita fokus di program yang kita sudah sepakati,” kata Erick.
Orang nomor satu di PSSI itu mengaku tahu betul bahwa jadwal padat menjadi hantu paling menakutkan di sepakbola modern. Sebab hal itu bisa membuat para pemain kelelahan hinga berujung cedera.
Namun soal jadwal padat di ASEAN Cup, Erick justru berbeda pandangan dengan Shin. Ia memiliki pemikiran lain soal turnamen antar negara Asia Tenggara itu.
Menurutnya, saat mengikuti sebuah turnamen pasti ada targetnya dan target Indonesia di ASEAN Cup adalah mematangkan pemain-pemain muda sebelum berlaga di turnamen lebih bergengsi ke depannya.
Baca Juga:Berhasil Diamankan, Motif 3 Pelaku Perundungan ABK di Bandung Bikin Geleng-geleng Kepala!Resmikan Puskesmas Megah, Pj Wali Kota Bogor Ajak Warga Manfaatkan Fasilitas Kesehatan
“Karena itu kan saya tidak memaksa liga berhenti, kita fokus ke pemain muda, memang ya semua format melelahkan ya. Kalau kita lihat di kompetisi Eropa, mereka main di liganya, habis itu main di Champions League di tengah kompetisi. Memang ya kembali saya berharap apapun yang kita sudah jadikan program semua komitmen,” tutup dia.
Lebih lanjut, Erick Thohir juga mengapresiasi seluruh pihak yang ikut membantu perkembangan sepak bola Indonesia.
