Siaga Bencana Jelang Nataru, Cigendel hingga Cadas Pangeran Jadi Titik Rawan di Sumedang

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno saat diwawancarai terkait kesiapsiagaan jelang libur Nataru. (Yanuar/Jabar Ekspres)
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno saat diwawancarai terkait kesiapsiagaan jelang libur Nataru. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, melakukan mitigasi serta kesiapsiagaan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno mengatakan, jelang libur Nataru pihaknya telah melakukan berbagai kesiapsiagaan bencana.

“Kami BPBD Kabupaten Sumedang sudah melakukan berbagai upaya, terutama sosialisasi dari awal untuk kehati-hatian di tempat-tempat atau titik-titik tertentu,” katanya kepada Jabar Ekspres, Selasa (17/12).

Baca Juga:KAI Daop 2 Ingatkan Masyarakat Tak Beraktivitas di Jalur Rel, Berbahaya dan Berakibat FatalTerbukti Membayar! Isi Survei Ini Auto Dapat Saldo Dana Rp200 Ribu

Menurut Atang, di wilayah Kabupaten Sumedang banyak titik yang dinilai rawan, yang bisa mengancam keselamatan warga dan wisatawan pada libur Nataru ini.

“Seperti di Cadas Pangeran, tolong berhati-hati. Jadi walaupun di atasnya sudah kita amankan, batu atau pohon tua sudah kita tehang, tapi tetap rawan karena tebing,” ujarnya.

Potensi pohon tumbang di Jalan Cadas Pangeran masih dinilai rawan terjadi, bahkan pergerakan tanah alias longsor pun tergolong cukup mengancam masyarakat.

Selain sepanjang Jalan Cadas Pangeran, Atang mengungkapkan, kerawanan pohong tumbang juga menghantui warga atau pengendara di area Cigendel.

“Termasuk Cigendel, dari Cigendel sampai Cadas Pangeran masih banyak pohon bambu (berpotensi tumbang) yang kami akui, belum kami tuntaskan sepenuhnya” ungkap Kalak BPBD Sumedang.

“Tebing itu termasuk kategori rawan (bencana), apalagi kondisi sekarang sedang musim ekstrem,” tambahnya.

Atang menyampaikan, guna memberikan rasa aman dan nyaman baik bagi warga Sumedang, maupun wisatawan luar daerah yang hendak menghabiskan libur Nataru, pihaknya bersama usur terkait melakukan penghitungan pohon rawan tumhang.

Baca Juga:Tepis Isu Kepengurusan Bodong, Pj Ketua Kadin Kota Bogor Tancap Gas Susun Program110 Juta Orang Diprediksi Bergerak saat Libur Nataru, Begini Respons Dishub Jabar

Penghitungan tersebut, dilakukan di titik Cigendel hingga sepanjang Jalan Cadas Pangeran. Pohon-pohon yang berusia tua, kemudian pohon yang dinilai rawan tumbang baik faktor angin atau oleh hujan, akan dilakukan penebangan.

“Kami BPBD (bersama) Perhutani, PU Nasional, PU Provinsi, Balai Besar Nasional, kemudian PLN dan semua (unsur lainnya) terlibat dalam menghitung pohon yang membahayakan,” imbuh Atang.

“Setelah kami mendapatkan datanya, tidak akan dinanti-nanti lagi, sebelum Nataru ini kami akan segera selesaikan (penebangan),” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar