Dishub Matangkan Persiapan Hadapi Lonjakan Kendaraan saat Libur Nataru di Kota Bogor

Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor tengah bersiap dalam menghadapi lonjakan kendaraan di momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang diprediksi terjadi pada 21 Desember 2024, bertepatan dengan dimulainya liburan sekolah.

Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengaku, pihaknya kini memperkuat koordinasi intensif dengan Satlantas Polresta Bogor Kota untuk persiapan pengamanan libur Nataru.

“Kami akan melakukan rapat mendalam terkait persiapan pengamanan Nataru dan musim liburan. Weekend dan long weekend yang akan datang juga harus diantisipasi,” kata Marse dikutip Jumat (13/12).

Baca Juga:Bahayakan Pengendara, Dishub Kota Bandung Klaim Penerangan Jalan di Tamansari Sudah NormalCreator Live TikTok di Jalan Siliwangi Ditertibkan, Ini Respons DPRD Kota Bandung

Menurut perhitungan Dishub, lanjut Marse, masa liburan akan dimulai pada 21 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Pihaknya merumuskan bahwa selama periode masa liburan yang dimulai pada 21 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, diperkirakan akan dipadati pengunjung dan wisatawan khususnya pada 20 atau 21 Desember 2024.

“Rata-rata per hari kendaraan yang masuk ke Kota Bogor biasanya mencapai 12.000 hingga 15.000. Namun, pada musim liburan tahun lalu, angka ini meningkat hingga 22.000 kendaraan per hari,” jelasnya.

“Tahun ini, dengan adanya cuti bersama, kami memprediksi lonjakan lebih tinggi,” imbuh Marse.

Dirinya menyebut, Dishub Kota Bogor telah melakukan rapat internal terkait pengaturan personel, armada, serta kesiapan alat seperti derek.

Semua pos pengaturan (gatur) dan pos pengamanan (pam) akan diaktifkan, termasuk penempatan personel di titik-titik strategis.

“Titik fokus kami meliputi kawasan SSA, mulai dari Tugu Kujang hingga Air Mancur dan Simpang Amaris, serta pintu masuk Kebun Raya Bogor (KRB). Simpang BORR, dan kawasan Jambu Dua dan lokasi wisata seperti Bogor Nirwana Residence (BNR),
juga menjadi perhatian utama,” terang Marse.

Baca Juga:Lantik 19 Pejabat di Lingkungan Pemkot Bogor, Hery Antasari Tegaskan Profesionalitas dan IntegritasErick Thohir Sebut PSSI Gelontorkan Rp665 M untuk Program Timnas Indonesia di Tahun 2025

Selain itu, Dishub juga akan berkoordinasi dengan pengelola pintu tol untuk mengatur arus masuk dan keluar di pintu-pintu tol utama Kota Bogor.

“Dengan koordinasi yang baik, kami harap arus lalu lintas dapat terurai dan tertata dengan baik,” ucap dia.

0 Komentar