Ujian Keterampilan Bela Diri untuk Calon Sipir

Salah satu calon sipir sedang praktek bela diri di seleksi CPNS Kemenkumham Jabar.
Salah satu calon sipir sedang praktek bela diri di seleksi CPNS Kemenkumham Jabar.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sipir atau petugas yang mengawasi narapidana di penjara adalah salah satu pekerjaan yang beresiko. Karena itu selain kemampuan akademik, pekerjaan itu juga butuh kemampuan tambahan. Salah satunya bela diri.

Kemampuan itupun menjadi poin tambahan dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kemenkumham Jabar. Itu terlihat dalam proses Tes SKB Wawancara dan Keterampilan CPNS Kemenkumham Jabar yang berlangsung beberapa hari ini.

Mulai dari maling perhiasan, begal, perampok bersenjata tajam, sampai koruptor. Bahkan tidak sedikit dari narapidana itu adalah pembunuh.

Baca Juga:Peran Dinkes dalam Penerapan Makan Bergizi Gratis di Kota BandungJelang Natal dan Tahun Baru, 5.645 Paket Sembako Murah Siap Disalurkan di Cimahi

Total ada 1535 orang yang mengikuti seleksi CPNS itu. Mereka bergantian dites oleh penguji. “Keterampilan bela diri akan menjadi keterampilan tambahan yang sangat berguna bagi pelamar. Khususnya Penjaga Tahanan,” kata Kakanwil Kemenkumham Jabar Masjuno.

Selain bela diri, keterampilan lain juga diuji dalam seleksi itu. Misalnya olah raga, baris berbaris, hingga keterampilan di bidang seni.(son)

0 Komentar