Pengmas UBK Gelar Transformasi UKS di SMA KP Cicalengka untuk Wujudkan Sekolah Sehat

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Bhakti Kencana kelompok 11 yang terdiri dari Ina Sugiharti.,SST.,M.Kes sebagai ketua dan Sri Lestari K.,SST.,M.Keb, H. Tata Juarta, S.Pd., S.KM., MH.Kes, Amida Sriwianti Sarbini, S.ST., M.Keb, Ria Indriani, S. Kep., Ners., M. Kep sebagai anggota. Kegiatan ini melibatkan 4 mahasiswa, yang terdiri dari Faridatul Ramadhani/24FI03017 dan Zahra Jhosia R/ 241FI03003 dari program studi STKA serta Laila Zahra K/231FI11040 dan Syaira Syahwa Noor/ 221FI01026 dari program studi D3 Kebidanan.
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Bhakti Kencana kelompok 11 yang terdiri dari Ina Sugiharti.,SST.,M.Kes sebagai ketua dan Sri Lestari K.,SST.,M.Keb, H. Tata Juarta, S.Pd., S.KM., MH.Kes, Amida Sriwianti Sarbini, S.ST., M.Keb, Ria Indriani, S. Kep., Ners., M. Kep sebagai anggota. Kegiatan ini melibatkan 4 mahasiswa, yang terdiri dari Faridatul Ramadhani/24FI03017 dan Zahra Jhosia R/ 241FI03003 dari program studi STKA serta Laila Zahra K/231FI11040 dan Syaira Syahwa Noor/ 221FI01026 dari program studi D3 Kebidanan.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Unit Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah satu pilar penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.

Di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), keberadaan UKS sangat diperlukan karena siswa pada jenjang ini berada pada masa remaja akhir, yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial.

Usia remaja rentan terhadap berbagai tantangan kesehatan, seperti masalah gizi, kesehatan reproduksi, stres akademik, hingga risiko kecelakaan selama kegiatan sekolah.

Baca Juga:Meningkatkan Kesadaran Remaja Putri tentang Anemia melalui Permainan Pos Monopoli TTDRekomendasi HP Oppo RAM 8GB Harga Rp 2 Jutaan

UKS tidak hanya berfungsi sebagai tempat layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pendidikan kesehatan yang berperan membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sebagai bagian dari Trias UKS pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat UKS mendukung terciptanya siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga sehat secara fisik dan mental.

Namun, tantangan dalam pengelolaan UKS di tingkat SMA sering kali terletak pada kurangnya pengetahuan dan keterampilan praktis dari guru maupun siswa dalam menangani kondisi darurat.

Oleh karena itu, pendampingan profesional menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kapasitas UKS dan memaksimalkan perannya.

Membangun Sekolah Sehat: Pendampingan Pembentukan UKS di SMA KP Cicalengka

Senin, 9 Desember 2024, menjadi momen penting bagi SMA KP Cicalengka dalam langkah menuju sekolah sehat.

Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, dosen Universitas Bhakti Kencana berkolaborasi dengan sekolah untuk memberikan pendampingan intensif tentang pembentukan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan praktik penanganan pertama pada kecelakaan (P3K).

Kegiatan yang dihadiri oleh 21 peserta ini terdiri dari guru dan siswa yang akan menjadi pionir UKS di sekolah.

Baca Juga:Alasan Uang Koin Kuno Indonesia Laku hingga Ratusan Juta di Luar NegeriJadwal dan Lokasi SIM Keliling Kota Bandung Hari ini 12 Desember 2024

Para peserta tidak hanya mendapatkan teori terkait pentingnya UKS sebagai pusat kesehatan siswa, tetapi juga terlibat langsung dalam simulasi praktik P3K, seperti penanganan luka, pingsan, hingga penggunaan alat-alat kesehatan yang dihibahkan kepada pihak sekolah.

Selain itu, mereka juga dibimbing untuk memahami manajemen UKS, mulai dari penyusunan program kesehatan hingga perawatan fasilitas UKS.

“UKS bukan hanya tempat, tetapi juga sistem yang mendukung kesehatan siswa secara menyeluruh,” ungkap pemateri dalam pembukaan.

0 Komentar