Hanya Capai 60 Persen, 1,6 Juta Warga Bogor Pilih Golput di Pilkada 2024

Ketua KPU Kabupaten Bogor, Adi Kurnia. (Sandika Fadilah / Jabar Ekspres)
Ketua KPU Kabupaten Bogor, Adi Kurnia. (Sandika Fadilah / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor mencatat jumlah Golongan Putih (Golput) sebanyak 1,6 juta orang.

Dari data yang dihimpun KPU, warga Bogor yang tidak menunaikan hak suaranya dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang datang ke TPS sebanyak 2.300.

“Kalo dilihat di rekapan sementara yang datang ke tps 2.300, artinya dengan 3.900 ada kurang lebih 1,6 yang gak dateng ke TPS,” ujar Ketua KPU Kabupaten Bogor Adi Kurnia, Kamis (5/12).

Baca Juga:Soal Kapan Kolam Retensi Pasar Gedebage Rampung, Pj Sekda: Saya Belum Dapat InformasiBuat Petisi Terkait Banjir, Sapan Bersuara Desak Pemkab Bandung Berikan Solusi Cepat

“Kalo dilihat fenomena skrg ya memang animo masyarakat untuk datang ke TPS memang agak berkurang,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengamat Politik dari Lembaga Studi Visi Nusantara (LS-Vinus) Yusfitriadi menyebut, ada dua faktor yang membuat jumlah partisipasi pemilu khususnya Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor tak mencapai target.

Sementara faktor kedua berkaitan dengan kinerja sosialisasi KPU yang lemah. Menurutnya, KPU hanya mengandalkan agenda sosilasi dalam konteks formal dan elitis.

“Jadi yang digarap (KPU) hanya program berbasis anggaran, tidak melakukan program berbasis kultural,” tutupnya.

0 Komentar