JABAR EKSPRES – Penyebaran nyamuk wolbachia di Jawa Barat (Jabar), saat ini telah menjadi pertanyaan publik.
Pasalnya hingga kini, penyebaran nyamuk yang diyakini dapat menekan angka kasus Deman Berdarah (DBD) tersebut, dinilai belum dapat dirasakan oleh masyarakat.
Namun terkait dengan wolbachia, diakui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar Vini Adiani Dewi hingga kini belum dapat dilakukan secara maksimal.
Baca Juga:Performa Semakin Menurun, Ancelotti: Masalah Mbappe Bukan Personal!Presiden Prabowo Optimis Indonesia Tak Impor Lagi Beras di 2025
“Karena ada standar-standar yang harus dipenuhi. Jadi enggak hanya disebarkan lalu bisa menurunkan (kasus DBD), itu enggak juga,” ungkapnya.
Vini menuturkan pihaknya akan terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap melakukan gerakan Jumantik atau Juru Pemantauan Jentik sebagai langkah antisipasi dari perindukan nyamuk DBD.
