‘’Tidak hanya untuk memperlihatkan produk unggulan saja, tapi juga pelayanan yang hadir di dalamnya hasil kolaborasi dengan berbagai stakeholder, sehingga membentuk sebuah ekosistem saling membeli, saling memasarkan (silih asah, silih asih, silih asuh),’’ tuturnya.
Selain itu, pihaknya bersama dinas terkait terus berupaya untuk mendorong perbankan supaya mempermudah UMKM mengakses modal dengan bunga ringan.
‘’Dua hal klasik yang dialami UMKM, permodalan dan kekuatan pasar,’’ ucapnya.
