Permudah Layanan Kesehatan Masyarakat Banjar, Dinkes Sebut Seluruh Puskesmas Sudah Menerapkan ILP

Launchung ILP di aula Somahna Bagja Dibuana belum lama ini. (Istimewa)
Launchung ILP di aula Somahna Bagja Dibuana belum lama ini. (Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 10 Puskesmas yang tersebar di Kota Banjar, Jawa Barat, termasuk Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu, telah resmi menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP). Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 Tahun 2023, yang menekankan pentingnya penataan dan pengoordinasian berbagai pelayanan kesehatan primer. Fokus utama ILP adalah pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup individu, keluarga, dan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Saifuddin menyatakan, semua Puskesmas sudah menerapkan ILP ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ida menjelaskan, Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer merupakan pilar pertama dari Transformasi Sistem Kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan standarisasi pelayanan sesuai dengan siklus hidup.

Baca Juga:Sahbirin Noor Menang Praperadilan, KPK: Larangan ke Luar Negeri Masih Berlaku!Siap Menangkan Paslon Badami, Tim Pemenangan Rokhmat Ardiyan beri Dukung Penuh

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh Puskesmas di Kota Banjar untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan terus melakukan edukasi kesehatan agar masyarakat tetap sehat dan produktif,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota mengajak semua stakeholder terkait untuk berpartisipasi dalam pembinaan penyelenggaraan ILP di setiap Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Posyandu. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dalam membangun jejaring untuk mensukseskan agenda Integrasi Layanan Primer di Kota Banjar.

0 Komentar