Kolam Retensi Tidak Menjawab Masalah Banjir Gedebage?

Warga sekitar tengah berada di sekitar kawasan kolam retensi Gedebage, Pasar Induk Gedebage, Kota Bandung. (Dok. Jabar Ekspres)
Warga sekitar tengah berada di sekitar kawasan kolam retensi Gedebage, Pasar Induk Gedebage, Kota Bandung. (Dok. Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR ESKPRES – Masalah banjir di kawasan Pasar Induk Gedebage dan Jalan Bypass Soekarno Hatta memang masih menjadi pekerjaan rumah yang sulit diselesaikan. Lantaran permasalahan banjir tidak kunjung beres, membuat warga sekitar ragu akan efektivitas kolam tersebut.

Salah seorang warga Gedebage, Angga Permana (29) menilai bahwa kolam retensi tidak begitu ampuh menjawab masalah banjir. Menurutnya pembangunan kolam baru pun dirasa percuma dan akan berakhir sama saja. Banjir di wilayah tersebut tetap ada.

“Sekarang bikin kolam retensi lagi. Kolam sebelumnya juga enggak berpengaruh. Hanya membuat cepat surut ketika banjir,” ucap Angga kepada Jabar Ekspres, Jumat (8/11).

Baca Juga:Jelang Pilkada, KPU Ciamis Gelar Simulasi Pemungutan Suara di SadananyaDihantam Hujan Disertai Angin Kencang, Empat Rumah di Batujajar Rusak!

“Kalau fungsi kolam retensi cuman bikin banjir cepet surut. Mending enggak perlu bikin lagi. Kan masalahnya itu banjir. Jadi ya kalau dibangun, terus tetap banjir, buat apa?” tegas Angga.

Guna menjawab masalah banjir, Pemkot Bandung tampak agak ‘ngotot’ membangun kolam retensi baru di kawasan Gedebage. Hal ini diklaim sebagai upaya menangani masalah banjir menahun di wilayah Bandung Timur tersebut.

Dirinya memastikan, saat ini pengerjaan kolam retensi masih terus berjalan. Diupayakan rampung guna mengantisipasi banjir lebih parah di kawasan Gedebage. “Sehingga ketika masih musim hujan di bulan Desember, masih berfungsi,” imbuhnya.

0 Komentar