Keempat, adalah sosialisasi dan pendidikan pemilih. Pelaksanaan sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, menginformasikan jadwal pemilihan, lokasi TPS, serta memberikan edukasi tentang cara memberikan suara yang sah dan pentingnya berpartisipasi dalam pilkada.
“Beberapa hal tersebut mungkin bisa disampaikan nanti oleh Ketua KPU Kota Bogor terkait sejauh mana persiapannya, langkah apa yang sudah ditempuh untuk memastikan proses penghitungan tidak bermasalah seperti pada Pemilu Legislatif yang lalu,” jelas Hery.
Selain itu, Desk Pilkada juga bertujuan untuk mengkoordinasikan upaya-upaya yang sudah dan akan dilakukan guna mencegah penyebaran berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat terutama menjelang, saat, dan setelah hari pemilihan.
Baca Juga:Belum 1 Tahun Jadi Pj Bupati Kuningan, Raden Iip Hidajat Ngaku Diminta Kembali oleh Pak GubernurBeredar Surat Rekomendasi dari Fraksi Partai Terkait Pj Bupati Kuningan, Begini Kata Bey Machmudin
Poin kesembilan adalah kesiapan di bidang kesehatan. Hery meminta perangkat daerah terkait agar menyiapkan langkah-langkah dan antisipasi untuk memastikan kesehatan petugas KPPS dan memastikan semua warga Kota Bogor yang sedang dirawat di RS tetap dapat memilih.
