TPAS Sarimukti Kian Kritis, Kecamatan Rancaekek Bandung Mulai Terapkan Zero Food Waste

Ist. Antrian truk pengangkut sampah di TPPAS Sarimukti. Dok. Jabar Ekspres
Ist. Antrian truk pengangkut sampah di TPPAS Sarimukti. Dok. Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti, yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat kondisi penampungannya sudah semakin kritis.

Akibat kondisi over load alias tak mampu lagi menampung, dampaknya setiap kabupaten/kota di Bandung Raya terpaksa melakukan pembatasan kuota pembuangan sampah ke TPAS Sarimukti.

“Di Kantor Kecamatan Rancaekek sudah diterapkan. Sebagian kepala desa bahkan sudah mulai memahami, bagaimana mengimplementasikan Zero Food Waste,” katanya kepada Jabar Ekspres, Kamis (10/10).

Baca Juga:Evaluasi Reformasi Birokrasi Triwulan III, Pemkot Bandung Fokus Kinerja dan Pelayanan PublikMenpora Fokus Bangun Ekosistem Olahraga untuk Olimpiade 2028, Atletik Jadi Prioritas

Diar menjelaskan, di lingkungan Kantor Kecamatan Rancaekek, sebagian perangkat sudah ada yang menerapkan pola hidup minim sampah makanan atau plastik.

Diar mengimbau, supaya warga Kecamatan Rancaekek dapat memahami kondisi lingkungan saat ini, TPAS Sarimukti kian kritis, sehingga perlu membiasakan menerapkan Zero Food Waste.

“Termasuk harus membiasakan memilah sampah rumah tangga secara mandiri, mana yang organik dan mana yang non-organik,” tukasnya.

0 Komentar