JABAR EKSPRES – Lokasi Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 akhirnya diputuskan. Lokasinya tidak di Bandung ataupun Surabaya.
Keputusan itu disampaikan Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden Maruarar Sirait, Minggu (2/8). “Jadi semifinal dan final tempatnya di Bali,” katanya dalam sesi Press Sonference di Surabaya.
Pria yang akrab disapa Ara itu melanjutkan, awalnya Semifinal maupun Final bakal digelar di Surabaya. Tapi dengan berbagai pertimbangan, lokasinya diputuskan untuk digelar di Bali.
Baca Juga:Menhan Sjafrie di Yonif TP 939/Macan Putih: Prajurit TNI Harus Dekat dengan Rakyat dan Siap Jaga NKRIPemkab Tasikmalaya Genjot Program Bedah Rumah, Target 1.740 Unit Rampung pada 2026
“Tadinya mau di Surabaya. Karena kotanya aman, bersih dan enak. Tapi mungkin akan di kesempatan lain,” jelasnya.
Selain soal tempat, dalam kesempatan itu Ara juga mengumumkan tentang kenaikan hadiah bagi pemenang pertandingan. “Untuk juara 1 tadinya Rp 6 miliar naik menjadi Rp 8 miliar,” jelasnya.
Kenaikan hadiah itu karena melihat animo masyarakat dan khususnya dukungan dari sponsor. Setidaknya sponsor untuk Piala Presiden sudah tembus Rp 70 miliar. “Hadiah turun tidak boleh, kalau naik boleh,” candanya.
Pihaknya berterima kasih atas dukungan berbagai pihak atas terselenggaranya kompetisi itu. Termasuk para sponsor yang setia mendukung. Begitu juga para UMKM yang ikut difasilitasi dalam kegiatan.
Babak semifinal bergulir setelah penyisihan fase grub tuntas digelar. Empat tim telah dipastikan lolos dalam semifinal. Yaitu Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema FC dan Persija Jakarta.
Persib Bandung dan Persebaya mengantongi tiket sebagai juara grup. Sedangkan Arema dan Persija lolos sebagau runner up grup.(son)
