Ini Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Bogor Terkait RAPBD 2025

Juru Bicara Fraksi-fraksi DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikri yah Al-Aslamiyah. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Juru Bicara Fraksi-fraksi DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikri yah Al-Aslamiyah. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Bantuan untuk korban belum jelas, terutama terkait rehabilitasi sosial dan ekonomi,” ucap dia.

Sedangkan untuk Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), Fraksi NasDem berpandangan bahwa Raperda ini kurang menekankan pada pencegahan dini melalui pendidikan formal, terutama di sekolah.

Selain itu, sanksi bagi pemilik tempat rawan penyalahgunaan narkoba lemah, dan sistem informasi terintegrasi kurang detail dalam teknis implementasinya, membuat efektivitasnya diragukan.

Baca Juga:Upaya Tingkatkan PAD, Dishub Kota Bandung Mulai Uji Coba Bayar Parkir Lewat QrisIni Tema Debat Publik Pilgub Jabar

Meski demikian, ia meminta agar Pemkot Bogor tetap memperhatikan juga Perihal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bogor tahun 2025-2045, agar program Pusat dan Daerah sama-sama terakomodir.

Terkait dengan RAPBD 2025, Subhan menitikberatkan perihal peningkatan pendapatan daerah. Hal tersebut bertujuan untuk mempersiapkan anggaran untuk dialokasikan ke pos anggaran darurat yang belum terlihat kebutuhan penganggarannya.

“Pendapatan daerah harus ditingkatkan secara ketat dengan cara pengawasan terhadap potensi kebocoran dan penyimpangan anggaran daerah terhadap potensi masukan daerah pada sektor retribusi dan pajak daerah,” kata Subhan.

0 Komentar