Kawal Aksi Dugaan Intimidasi Official Persib ke Bobotoh, Massa Padati Graha Sulanjana

Kawal Aksi Dugaan Intimidasi Official Persib ke Bobotoh, Massa Padati Graha Sulanjana
Dok. Aksi Bobotoh padati Graha Persib kawal dugaan Intimidasi yang dilakukan oleh pemain dan official persib. sabtu (21/9). Foto. Sandi Nugraha
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Ratusan Bobotoh dari berbagai komunitas memadati Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, hari ini Sabtu, 21 September 2024.

Berdasarkan informasi yang didapat, ratusan Bobotoh ini turun ke jalan melakukan aksi pengawalan atas adanya dugaan intimidasi yang dilakukan oleh pemain dan official Persib Bandung pasca melawan Port FC di Stadion si Jalak Harupat, Kamis, 18 September 2024 kemarin.

Ketua Viking Persib Club (VPC) Tobias Ginanjar mengungkapkan, Bobotoh turun ke jalan kali ini hanya untuk meminta klarifikasi dari pihak manajamen Persib atas insiden tersebut.

Baca Juga:Pemkot Banjar Dampingi Kemenko Marves Cek Jalur Reaktivasi KA Banjar-CijulangPerangi Money Politik: Panwaslu Bogor Utara Gelar Sosialisasi untuk Pemilu Bersih

“Makanya Bobotoh hari ini kami mendampingi pihak korban, karena kita sama-sama merasa meyakini kekerasan dalam bentuk apapun tidak dibenarkan dalam sepakbola,” katanya di lokasi

Tak hanya meminta klarifikasi, Tobias menambahkan Bobotoh juga meminta manajemen Persib untuk segera melakukan pengusutan investigasi secara internal pasca dugaan tersebut.

“Jadi jangan sampai ada pembiaran. Kalau ada yang bersalah sampaikan bersalah jangan ditutup-tutupi.” imbuhnya

Sementara itu, pihak manajemen Persib yang diwakili oleh Manajer Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Heri alamsyah menyebut, bahwa pasca pertandingan Persib Vs Port FC, Kamis, 19 September 2024 kemarin, pihaknya telah melakukan investigasi secara internal terhadap dugaan tersebut

“Namun belum lengkap dan nanti hasilnya akan segara kami umumkan. Dan apabila dari antara kami ada yang bersalah, kami akan tindak tegas,” ujarnya

Heri juga menuturkan, pihaknya juga sampai saat Ini masih mengumpulkan data-data secara lengkap baik dari korban maupun terduga dalam insiden tersebut.

“Kita tidak bisa buru-buru karena data juga harus lengkap baru kita umumkan. Cuman bobotoh tidak sabar. Jadi kita harus mengolah data-data dulu supaya langkah yang kami ambil tidak salah,” pungkasnya

Baca Juga:Upaya Pemprov Jabar Edukasi Masyarakat soal Antisipasi Ancaman GempaCabor Hockey Jabar Juara Umum dan Provinsi Jawa Barat Hattrick PON Aceh/Sumut XXI Tahun 2024!

Diketahui sebelumnya, Seorang bobotoh -sapaan supporter persib- diduga mengalami tindakan kekerasan dari sejumlah pemain Persib, pasca laga ACL 2 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten  Bandung, Kamis (19/9) kemarin.

Melalui akun sosial media X @PralseIsPoison, korban mengaku mengalami intimidasi setelah mengkritik performa Persib Bandung, yang mengalami kekalahan pada laga melawan Port FC tersebut.

0 Komentar