Kendati begitu, Politisi partai Gerindra itu meminta Pemkab Bogor segera menginventarisasi jumlah korban dan tingkat kerusakan rumah yang terdampak.
Menurutnya, distribusi kebutuhan pokok seperti sembako dan air bersih harus segera dilakukan, serta fasilitas pengungsian dan dapur umum harus segera didirikan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor membenarkan adanya korban jiwa akibat bencana tersebut.
Baca Juga:Soal Vonis Toni Tamsil, Kejagung: JPU Masih Pikir-PikirLakukan Penelusuran Ulang, KPK Hadirkan Kembali Saksi AP dalam Dugaan Korupsi di Pemkot Semarang
Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara itu, korban luka yang masih dirawat di rumah sakit antara lain Suyoto, Iman Gojali, Tofik, dan Wiwaluyo dari Dusun Soko.
“Musibah ini harus segera diatasi, dan upaya pemulihan perlu dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya.
