Belum Menyerah, Partai Buruh Buka Peluang Anies Maju di Jakarta Lewat Koalisi Baru

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) bersama Presiden Partai Buruh Said Iqbal (ketiga kiri) seusai silaturahmi di Kantor Pusat Pemenangan Partai Buruh di Jakarta, Minggu (25/8/2024). (ANTARA)
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) bersama Presiden Partai Buruh Said Iqbal (ketiga kiri) seusai silaturahmi di Kantor Pusat Pemenangan Partai Buruh di Jakarta, Minggu (25/8/2024). (ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Usai ditinggalkan semua partai politik, Partai Buruh membuka peluang untuk Anies Baswedan kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta, melalui pembentukan koalisi baru.

Seperti disampaikan Ketua Tim Pilkada Partai Buruh, Said Salahuddin, bahwa mantan calon presiden nomor urut satu tersebut masih berpeluang untuk maju di Pilkada Jakarta. Mengingat hari ini, Kamis (29/8/2024) merupakan hari terakhir pendaftaran pasangan calon kepala daerah.

“Masih ada besok, hari terakhir pendaftaran sampai dengan pukul 23.59 WIB,” ujarnya saat dihubungi awak media.

Baca Juga:Hery Antasari Pastikan Stabilitas Harga Bapokting di Kota BogorDaftar ke KPU Kabupaten Bandung Besok, Dadang-Ali Pastikan Tak Gunakan Fasilitas Pemerintah

“Kalau ada peluang pembentukan koalisi baru untuk mengusung Pak Anies Baswedan, puluhan ribu anggota Partai Buruh bersama rakyat Jakarta siap datang ke KPU untuk mendampingi pendaftaran Pak Anies,” kata Said.

Sebelumnya, nama Anies santer dijagokan Partai PDI Perjuangan dan akan dipasangkan dengan Rano Karno pada Pilkada Jakarta, pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait ambang batas pencalonan yang terbaru disetujui menjadi Peraturan KPU (PKPU).

Diketahui bahwa syarat minimal ambang batas pencalonan oleh partai politik meupun koalisi partai untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, setidaknya memiliki 454.885 suara sah atau 7,5 persen.

0 Komentar