JABAR EKSPRES – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Dolfie OFP mengkritisi realisasi anggaran pendidikan yang hanya terserap 16 persen dari pagu Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) Tahun Anggaran 2023.
Dolfie mengatakan konstitusi telah mengamanatkan bahwa alokasi anggaran untuk sektor Pendidikan yaitu 20 persen.
‘’Nilai 4 persen yang tidak terealisasi mencapai Rp111 triliun yang seharusnya dapat digunakan untuk meringankan rakyat memperoleh layanan Pendidikan di semua tingkatan, SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi,’’ kata Dolfie.
Baca Juga:Komnas HAM Respon Aksi Demo di Semarang-Makassar Desak Polda untuk Evaluasi Penanganannya5 Pejabat Pemkot Semarang Dipanggil KPK Terkait Dugaan Korupsi
‘’Komitmen pemerintah hanya sebatas penganggaran agar mencapai 20 persen, sedangkan komitmen realisasinya masih belum. Hal ini dapat dianggap tidak sesuai konstitusi,’’kata Ecky
