Selain itu, Omniinter juga menggunakan skema multi-level marketing (MLM) di mana pengguna bisa mendapatkan komisi dengan mengundang orang lain untuk bergabung.
Skema semacam ini sering kali dimanfaatkan untuk memperpanjang umur aplikasi penipuan, karena keuntungan yang dibayarkan kepada pengguna lama sebenarnya berasal dari uang yang disetor oleh pengguna baru.
Skema semacam ni adalah salah satu tanda jelas dari skema Ponzi, di mana uang dari anggota baru digunakan untuk membayar keuntungan anggota lama, sampai akhirnya sistem ini runtuh ketika tidak ada lagi anggota baru yang mendaftar.
Baca Juga:KLAIM Saat ini Juga! Saldo DANA Gratis Hingga Rp200.000 Pada Rabu, 21 Agustus 2024Link Format Surat Pernyataan CPNS 2024 IKN, Provinsi DIY hingga Kabupaten Bogor Gratis
Salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah proses verifikasi akun di aplikasi ini. Pengguna diminta untuk memasukkan nama lengkap dan nomor identitas (NIK) sebagai syarat untuk melakukan investasi.
Aplikasi ini juga menawarkan investasi dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat melalui skema trading. Seperti Omniinter, TXR Trading juga meminta pengguna untuk mengundang orang lain demi mendapatkan komisi, yang semakin menguatkan dugaan bahwa aplikasi ini adalah penipuan.
Sepertinya aplikasi-aplikasi seperti ini hanya akan menguntungkan segelintir orang yang bergabung sejak awal. Selama masih ada orang yang tertarik dan mendaftar, aplikasi-aplikasi ini akan terus beroperasi.
Namun, pada akhirnya, skema ini akan runtuh dan banyak pengguna baru yang akan menjadi korban. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu berhati-hati dan kritis sebelum memutuskan untuk berinvestasi di platform yang tidak jelas legalitasnya.
Jangan sampai tergiur dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat yang justru bisa berakhir dengan kerugian besar.
