JABAR EKSPRES – Bendungan Leuwikeris yang terletak di Kabupaten Ciamis kini memasuki tahap pengisian air. Proses ini merupakan langkah penting dalam pengoperasian bendungan yang diharapkan dapat memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat sekitar.
Menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy, Elroy Koyari, S.T., M.T., pengisian waduk atau bendungan Leuwikeris ini diperkirakan memakan waktu selama dua bulan ke depan.
“Hari ini kami mulai proses pengisian (impounding). Secara hidrologi, kami perkirakan proses ini akan berlangsung kurang lebih selama dua bulan. Untuk rencana peresmiannya, kami targetkan pada bulan September tahun 2024,” jelas Elroy, Kamis, 15 Agustus 2024.
Baca Juga:Armor Toreador Lakukan KDRT pada Cut Intan Nabila Sejak 2020, Akui Sudah 5 Kali LebihMasih Cinta dan Tak Mau Ditinggal Jadi Alasan Suami Simpan Mayat Istri hingga Membusuk
Bendungan Leuwikeris dirancang untuk memberikan berbagai manfaat, di antaranya untuk irigasi pertanian, penyediaan air baku minum, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), serta pengembangan sektor pariwisata. Dengan adanya bendungan ini, diharapkan ketersediaan air untuk kebutuhan masyarakat akan semakin terjamin.
Namun, Elroy juga mengingatkan bahwa ada dua hal yang perlu diantisipasi selama proses pengisian bendungan. Pertama, perubahan pada sisi konstruksi bangunan yang sebelumnya dalam keadaan kering dan kini mulai diisi air.
“Kami perlu mengamati dengan ekstra di hulu bendungan untuk memastikan bahwa semua berjalan sesuai dengan rencana dan tidak ada masalah yang muncul,” tambahnya.
Kedua, di hilir bendungan, pasokan air tentunya akan berkurang selama proses pengisian. Meski demikian, Elroy meyakinkan bahwa terdapat beberapa anak sungai yang tetap memberikan ketersediaan air untuk sungai Citanduy.
“Secara perhitungan, sungai Citanduy ini masih dalam kondisi surplus untuk kebutuhan pemanfaatan air baku dan irigasi. Namun, kami tetap perlu mengatur agar air tersebut dapat mencapai kebutuhan masyarakat, termasuk untuk intake PDAM dan sawah-sawah yang membutuhkan air irigasi,” ungkapnya.

Proyek bendungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan air dan mendukung pertanian serta kebutuhan dasar masyarakat. Dengan adanya bendungan Leuwikeris, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
