Antisipasi Kekeringan, BPBD Kota Cimahi Siapkan Satgas dan Operasi Dropping Air Bersih

Ist. Dampak kekeringan di Jabar semakin Meluas. Foto. Pandu Muslim Jabar Ekspres.
Ist. Dampak kekeringan di Jabar semakin Meluas. Foto. Pandu Muslim Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRESS, CIMAHI – Menghadapi ancaman kekeringan yang berpotensi melanda Kota Cimahi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi telah mengambil langkah antisipatif dengan mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) penanganan kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan, menyebutkan pihaknya telah bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, seperti TNI, Polri, Kominda, Kejaksaan, hingga PUPR serta DPKP.

“Kami telah menugaskan dan mengaktifkan Satgas yang terdiri dari beberapa pihak di luar BPBD. Satgas ini bersifat antisipatif, dengan melibatkan TNI, Polri, Kominda, Kejaksaan, serta instansi lainnya, termasuk BLUD Tawar Air Bersih, DPKP, dan PUPR,” jelas Fitriandy saat dihubungi, Kamis(15/8).

Baca Juga:Jelang HUT RI, Penjual Bendera Bertahan di Tengah Gempuran Toko OnlineSambut HUT ke-79 RI, Penjual Bendera Merah Putih Kian Marak

Terkait persiapan menghadapi kekeringan yang lebih panjang, BPBD Cimahi juga telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau kondisi cuaca.

Fitriandy melanjutkan, jika musim kemarau diprediksi berlangsung lebih lama dari perkiraan, BPBD siap menyesuaikan langkah-langkah darurat.

“Pemetaannya berdasarkan laporan resmi dari kelurahan, dan kami akan melakukan assessment cepat di lapangan untuk memastikan wilayah yang benar-benar membutuhkan bantuan dropping air bersih,” ujarnya.

0 Komentar