Di Tengah Ancaman Kekeringan, Bulog Jabar Klaim Stok Beras Aman hingga Akhir Tahun

Ist. Bulog Jabar klaim stok beras akan aman hingga akhir tahun. Dok Jabar Ekspres.
Ist. Bulog Jabar klaim stok beras akan aman hingga akhir tahun. Dok Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Urusan Logistik Provinsi Jawa Barat (Bulog Jabar) mengklaim stok beras aman hingga bulan Desember 2024 atau akhir tahun nanti meski ada ancaman kekeringan.

Kepala Bulog Jabar M Attar Rizal mengaku, hal ini disebabkan karena sejak bulan Januari-Juli kemarin, pihaknya telah berhasil melakukan penyerapan hingga 204 ribu ton beras yang berasal dari produksi petani lokal.

“Jadi masih aman (stok beras di Jabar), dan tersisa 193 ribu ton lagi (hingga akhir tahun),” ujarnya di Bandung, Kamis (8/8).

Baca Juga:MinEra Ramaikan Bogor, Segudang Kejutan Menanti Di ‘Erafone Lebih Dekat’Marak Kasus Gagal Ginjal pada Anak, Dinkes Cimahi Perketat Pengawasan Pemanis Buatan di Sekolah

Tidak hanya soal ketersediaan, Attar menyebut stabilitas harga beras di pasaran juga dipastikan aman terkendali. Hal ini dikarenakan, menurut dia seiring dengan adanya pendistribusian progam bantuan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilakukan Bulog Jabar sejak awal tahun 2024 kemarin.

“Nah ini (progam SPHP) sasarannya sudah tepat, by name by address (satu nama satu alamat),” katanya.

Dengan adaya hal itu, Attar berharap kondisi ketersedian maupun stabilitas harga jual beras di Jabar akan tetap terkendali dan aman khusunya di pasaran.

“Stabilitasi harga di produsen sekarang sudah berhasil, dan tinggal di tingkat konsumen (pembeli). Nah makanya dengan menggulirkan (program) SPHP dan Banpang (bantuan pangan), kami akan optimalkan khususnya diserapan (beras) kedua. Jadi nanti bisa bertambah lagi stok dalam negri,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam menghadapi ancaman dari musim kemarau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar telah menyiapkan beberapa langkah untuk mengantispasi kekeringan, khusunya di lahan pertanian.

Hal ini dilakukan, agar nantinya peningkatan komoditas pangan khususnya Gabah Kering Kering Giling atau GKG dapat terus meningkat dan terealisasikan sesuai dengan target yang telah ditentukan.

“Target capaian komoditas tanaman (komoditas) pangan tahun 2024 di Jawa Barat ini cukup tinggi, terutama untuk target produksi padi karena sesuai hasil MoU (kesepakatan) dengan pusat yaitu sebesar 11.084.635 ton GKG (Gabah Kering Giling),” kata Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin dalam sambutanya di acara pengarahan pelaksanaan program pembangunan pertanian di Graha Manggala, Jalan Aceh, Kota Bandung, Rabu (7/8) kemarin.(San)

0 Komentar