JABAR EKSPRES – Provinsi Jawa Barat pada Juli 2024 mengalami inflasi sebesar 0,06 persen secara M-to-M. Komoditas bidang pendidikan turut memberikan andil besar dalam inflasi itu.
Kepala BPS Jabar Marsudijono menguraikan, ada sejumlah komoditas yang memberikan andil besar dalam inflasi yang terjadi di Juli itu. Di urutan pertama adalah beras dengan adnil 0,08, berikutnya cabai rawit dengan 0,05.
Marsudijono mengungkapkan, hadirnya bidang pendidikan atau komoditas SMA dalam inflasi tidak perlu dikhawatirkan serius. “Andilnya besar, tapi tidak perlu khwatir itu biasa. Itu terjadi bulan ini saja, selepas ini juga akan turun,” katanya, Kamis (1/8).
Baca Juga:Kenaikan Harga Pangan di Kota Bandung Dinilai Masih FluktuatifTerjadi Kecelakaan Perahu Terbalik di Potowaiburu Papua tengah, 3 Penumpang Meninggal
“Dalam perhitungan tidak hanya sekolah negeri tapi swasta. Betul negeri cenderung gak bayar tapi swasta tidak. Naiknya luar biasa terutama tingkat SMA,” jelasnya.
