17 Tahun Berdiri, Tb Ardi Januar Soroti Masalah Krusial di Bandung Barat

Tb Ardi Januar saat ditemui di Padalarang, Bandung Barat. Minggu (21/7/2024). Foto Jabar Ekspres
Tb Ardi Januar saat ditemui di Padalarang, Bandung Barat. Minggu (21/7/2024). Foto Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Partai Gerindra Tb Ardi Januar menyoroti sejumlah isu krusial di Bandung Barat, diantaranya masalah infrastruktur, kemiskinan, stunting, hingga pengangguran.

Menurutnya, di usia Kabupaten Bandung Barat ke-17 tahun, persoalan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dicari solusinya.

“Pada Pileg kemarin saya turun ke masyarakat, dan permasalahan itu saya dengar dan melihat secara langsung. Ini harus segera dicari solusinya,” kata Tb Ardi Januar baru-baru ini.

Baca Juga:Pj Gubernur Jabar Beri Sinyal Dukungan, DPRD Kota Bogor Semangat Perjuangkan Pengesahan Raperda PinjolTingkatkan Kualitas Layanan, RSUD Al Ihsan Kini Miliki 23 Inovasi

Sedangkan stunting, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Tahun 2022, prevalensi balita stunting Bandung Barat mencapai 27,3 persen. Artinya, jika terdapat 100 orang populasi balita di KBB, sebanyak 27 orang menderita stunting.

Angka ini prevalensi Bandung Barat ini terpaut tipis dari dua kabupaten lain yakni Sukabumi dengan presentase 27,5 persen dan Kabupaten Sumedang diurutkan teratas dengan prevalensi 27,6 persen.

“Apalagi Bandung Barat dekat dengan ibu kota provinsi Jabar, dan hanya 30 menit jika diakses dari ibu kota Jakarta,” sambungnya.

0 Komentar