JABAR EKSPRES, BANDUNG – Masih banyak warga Jabar yang tinggal di rumah yang tidak layak huni. Tapi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar malah mengucurkan anggaran yang tidak sedikit untuk perbaikan rumah pejabat.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada 2023, persentase rumah tangga di jabar yang menempati rumah layak huni ada di angka 54,17 persen. Angkanya memang naik jika dibanding 2022 yang ada di angka 53,37 persen.
Tapi masih kalah jika dibanding Jawa Tengah, DI Yogyakarta, ataupun Jatim dan Banten. Provinsi Banten persentasenya di angka 63,06 persen, Jawa Tengah di angka 68,85 persen, Jatim 70,74 persen, dan DI Yogyakarta 85,79 persen.
Baca Juga:Hasil Verfak, KPU KBB Sebut Pasangan Sundaya-Aa Maulana Tak Penuhi SyaratJelang Pilkada 2024, Bawaslu Cimahi Awasi Penentuan TPS Guna Pastikan Hal Ini
Direktur Consumer and Commercial lending Bank BTN, Hirwandi sempat memaparkan bahwa berdasarkan data Susesnas 2020 dan analisis SKHA tercatat, bahwa ada empat provinsi yang memiliki backlog lebih dari 1 juta unit. Bahkan, Jabar memiliki backlog tertinggi. Rinciannya, Jabar 2,8 juta unit, DKI Jakarta 1,4 juta unit, Jawa Timur 1,2 juta unit, dan Sumatera Utara 1,02 juta unit.
Sebelumnya, diketahui bahwa di 2024 ini Dinas Perkim Jabar mempersiapkan untuk perbaikan sejumlah rumah dinas Kejaksaan Tinggi yang tersebar di Kota Bandung.
