Usai Tandatangani PKS, Pemrov Jabar akan Langsung Bangun TPPAS Regional Legok Nangka

Dok. Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtyas. Jum'at (28/6). Foto. Sandi Nugraha.
Dok. Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtyas. Jum'at (28/6). Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengaku, akan langsung melakukan proses pembangunan infrastrukur Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka usai adanya penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) bersama investor asal Jepang yakni PT JES selaku konsorsium dari Sumitomo Hitachi Zusen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Prima Mayaningtyas menyebut, hal ini dilakukan agar dalam proses pembangunannya, tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Kemudian dia juga (BUP) akan mendapatkan Tipping Fee dari kita Rp386 ribu per ton (sampah). Jadi di bisnis sampah ini memang tidak mudah tidak murah, tapi semkin teknologinya canggih seperti ini (Waste Energy), maka sampah akan cepat habis (teratasi). Tapi kalau teknologinya rendah, mungkin Tipping Fee nya juga rendah,” ungkapnya

0 Komentar