Kasus Judi Online Menyeruak, Jawa Barat Juaranya, Bogor Selatan Sarangya!

Ilustrasi Judi Online. (Yudha Prananda / Istimewa)
Ilustrasi Judi Online. (Yudha Prananda / Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) resmi merilis sejumlah provinsi hingga kecamatan dengan kasus Judi Online (Judol) tertinggi di Indonesia, Rabu (26/6/2024).

Dalam pernyataan yang disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Polhukam, Jenderal (Purn) TNI Hadi Tjahjanto pada Selasa (25/6) itu, berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Untuk daftar kecamatan dengan kasus judol tertinggi yakni Bogor Selatan, Kota Bogor. Bahkan, mantan Panglima TNI itu menyebut, Bogor Selatan menjadi sarang para pelaku judol.

Baca Juga:Bambang Hidayah Apresiasi Pendidikan Karakter di PesantrenResmi, Teddy Tjahjono Mundur dari Persib, Ini Penggantinya

Menurut Hadi, data hingga tingkat kecamatan sangat penting karena penyebaran judol di daerah tak terjamah.

Untuk itu, pihaknya berencana bakal mengumpulkan camat, lurah, hingga kades untuk memberantas judol hingga ke tingkat arus bawah di daerah-daerah.

“Judol ini merambah sampai ke tingkat desa, tingkat kelurahan, dan modusnya di antaranya jual beli rekening dan isi ulang,” sebut Hadi.

“Nanti akan kami berikan namanya, nomor handphonenya, alamatnya, di mana itu (kepada camat hingga kades),” serunya.

Diketahui berdasarkan data PPATK, selain Kecamatan Bogor Selatan, wilayah dengan kasus judol tertinggi berikutnya adalah Kecamatan Tambora dengan pelaku 7.916 orang dan perputaran uang Rp 196 miliar.

0 Komentar