Perayaan HJB ke-542, DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna Istimewa

HJB ke-542. (Foto: Humpro DPRD Kota Bogor)
HJB ke-542. (Foto: Humpro DPRD Kota Bogor)
0 Komentar

“Kearifan lokal, budaya gotong royong, kebersamaan dan kerukunan masyarakat, serta kelestarian lingkungan harus menjadi nafas dalam setiap program pembangunan. Oleh karena itu, mari kita satukan gerak langkah perencanaan dan pelaksanaan pembangunan melalui kinerja yang lebih baik agar terwujud Kota Bogor yang nyaman, aman, lestari, maju dan sejahtera,” jelas Atang.

Setelah menyampaikan sambutan, Atang membuka rapat paripurna dan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah Bogor oleh Rektor Universitas Nusa Bangsa, Dr. Ir. Yunus Arifien, pembacaan pantun pacilong oleh budayawan, R. Dodi Sarif Hidayat dan pembacaan wangsit Siliwangi oleh mantan Sekda Kota Bogor, H. Dedi Suyud Hamdan.

Menurutnya, dengan prinsip kebersamaan dan saling mendukung, bisa dipastikan bahwa pembangunan dapat dirasakan juga manfaatnya bagi masyarakat.

Baca Juga:Dibangun untuk Irigasi, Peresmian Bendungan Leuwikeris Dinantikan MasyarakatSulhaji Jompa jadi Alternatif Koalisi Gerindra-Golkar di Pilbup Bogor?

“Saya yakin dengan semangat ‘Raharja Gawe Rancage’ kita akan mampu menjalankan program-program yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Bey.

Perayaan HJB ke-542, DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna Istimewa

Ia menekankan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan di  Kota Bogor melalui program-program, baik yang sudah selesai maupun akan direalisasikan mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pendidikan hingga pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Tentunya dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak, pemerintah daerah, DPRD, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya,  Kota Bogor akan menjadi kota yang maju dan lebih unggul,” tuturnya.

0 Komentar